Cara Cepat Sanggup Kerja Sesudah Lulus Kuliah, Cumlaude Tidak Penting!

Cara Cepat Dapat Kerja Setelah Lulus Kuliah, Cumlaude Tidak Penting!

– Ketika memasuki semester 5 ke atas, kebanyakan mahasiswa akan was-was dan mulai mempersiapkan untuk memasuki dunia kerja. Itu yaitu langkah sempurna dan memang sudah seharusnya untuk dipikirkan bagi para calon sarjana. Tapi, hingga sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan?

Hmmn, persiapan memang bagus, tapi biar jadinya lebih efektif maka ada baiknya dilakukan dengan tepat, biar tidak sia-sia. Tidak sedikit lho mahasiswa/i yang kurang sempurna dalam mempersiapkan, kebanyakan dari mereka hanya fokus memperdalam keilmuan sesuai jurusannya, tapi pada kenyataannya dunia kerja tidak hanya membutuhkan itu saja.

Bagi kalian para calon sarjana, percaya deh sama saya, jangan terlalu fokus untuk mendapat nilai cum laude. Untuk amannya, kalian cukup mempertahankan IPK 3.30 saja, kalaupun bisa cum laude anggap aja itu bonus.

Terus apa yang penting supaya kita bisa cepat sanggup kerja sehabis lulus kuliah? Ini yang akan saya share kepada kalian semuanya, mulai dari yang harus kalian siapkan saat masih kuliah maupun sudah lulus, silahkan perhatikan poin-poin berikut ini:

Sebelumnya, baca juga: Mau jadi PNS, pegawai BUMN, atau Swasta?

 Cara Cepat Dapat Kerja Setelah Lulus Kuliah Cara Cepat Dapat Kerja Setelah Lulus Kuliah, Cumlaude Tidak Penting!

*PERHATIAN: Jika kalian merasa tidak bisa memenuhi apa yang saya sebutkan di bawah dan merasa terpojokkan, segera tinggalkan halaman ini. Bukan berarti jikalau yang kalian siapkan atau diri kalian tidak sesuai dengan isi artikel di bawah maka sulit mendapat pekerjaan.

Naikkan Nilai Jual Diri Kalian

Manfaatkan Waktu Luang Untuk Magang

Memasuki semester 6 ke atas, kebanyakan mahasiswa akan mempunyai waktu luang yang sangat banyak. Pada masa-masa inilah kalian perlu memanfaatkannya dengan baik, yaitu kerja magang atau kerja training. Ada banyak sekali manfaat yang bisa kalian dapatkan, terutama pengalaman bagaimana rasanya berada di dunia kerja.

Walaupun saya yakin nanti pekerjaan yang kalian dapatkan sebagai pekerja magang hanya sebagai pendukung, contohnya kalau kalian jurusan akuntansi akan mendapat pekerjaan menyerupai mengecek berkas transaksi, menata dan mengarsipkan berkas, serta disuruh wara-wiri untuk pengakuan dokumen laporan (pengalaman saya, dulu sering nyuruh anak magang melaksanakan itu, hehehe), tapi itu sudah luar biasa baik. Bagi perusahaan yang nanti akan kalian lamar, mereka menganggap kalian berdedikasi tinggi dan layak jual alias masuk dalam pertimbangan.

Bagaimana caranya magang? Yang terang kalian harus cari informasi perusahaan mana yang membuka lowongan, silahkan selalu update media online kalian atau bisa minta rekomendasi dari dosen.

Cari Keahlian Tambahan Sebanyak-banyaknya

Ini mungkin tidak kalian sadari, contohnya saja jikalau kalian bisa menerapkan ilmu sesuai jurusan kalian, bukankah itu masuk akal dan memang sudah seharusnya? Jadi, para pencari kerja yang bisa menerapkan ilmunya ada banyak, bukan hanya kalian. Jika kau hanya mengandalkan ilmu dari jurusan saja, maka tidak akan ada istimewanya.

Inilah yang dicari oleh banyak perusahaan besar, seseorang yang tidak hanya menguasai keilmuannya namun seseorang yang juga mempunyai keahlian-keahlian lain yang sanggup menunjang kinerja dan membantu perusahaan. Keahlian apa? Ada beberapa yang berdasarkan saja wajib kalian miliki, yaitu kemampuan komunikasi dan kepemimpinan, kemampuan bahasa inggris, kemampuan mengoperasikan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint), dan kemampuan mengoperasikan aplikasi sesuai bidang.

Setidaknya keahlian itu saja kalian kuasai, saya yakin perusahaan akan menilai kau sebagai calon pegawai yang begitu berharga. Tapi tentu saja kalian boleh menambah keahlian lain, contohnya ngeblog (tulis menulis), editing, fotografi, pemasaran, dan lain-lain.

Perbanyak Kegiatan dan Organisasi, Jangan Diam!

Kalau kalian disuruh menentukan seorang bawahan, kau pilih orang yang bisa banyak hal atau yang kurang bisa? Tentunya pilih yang bisa melaksanakan banyak hal, nah begitu juga dengan perusahaan. Dalam kehidupan, bisa melaksanakan banyak hal ini didapat dari pengalaman, jadi kalau kalian banyak aktivitas dan berorganisasi maka perusahaan akan menyimpulkan kalau kalian itu banyak pengalaman dan bisa melaksanakan banyak hal.
Advertisement


Kegiatan organisasi apa saja boleh deh asalkan positif menyerupai karangtaruna, madapala, aktivitas hobi, olahraga, dan macam lainnya.

Selain untuk mengukur kemampuan, hal menyerupai itu juga bisa dipakai untuk menilai menyerupai apa sih bekerjsama diri kamu? Misalnya karangtaruna berarti kemungkinan besar kalian suka bersosialisasi dan gotongroyong, suka olahraga ekstrem downhill wah kemungkinan kau orang yang tegas dan berani. Kalau gak punya aktivitas dan organisasi? Wah, kemungkinan kau orang yang malas, tidak inisiatif, tidak suka bersosialisasi, dan tidak punya motivasi.

Tingkatkan Moral dan Intelektual Integritas

Berusaha menjadi baik itu baik, kenal kan dengan kata-kata mutiara itu? Saya lupa sumbernya dari mana, tapi pernah ada sebuah penelitian bahwa moral yang baik akan lebih diutamakan oleh perusahaan ketimbang skills yang kalian miliki, skills bahkan tidak masuk dalam 3 faktor utama, kalau tidak salah hanya menjadi faktor ke 7.

Kaprikornus sudah jelas, milikilah moral yang baik jikalau kalian mau cepat sanggup kerja sehabis lulus kuliah. Jangan harap kalian bisa memanipulasinya saat ujian psikotest, alasannya yaitu kemungkinan besar niscaya akan ketahuan. Cara terbaiknya yaitu dengan melatih diri kalian, mulai selalu jujur, kurangi nggosip, banyak membantu, kontrol emosi, kurangi hirau tak acuh, dan sebagainya.

Jalin Komunikasi dan Bangun Koneksi

Saling menyebarkan informasi yaitu hal menyenangkan dan sangat bermanfaat, salah satunya yaitu informasi terkait adanya lowongan pekerjaan. Saya yakin sekali, kalian tidak akan bisa mendapat semua informasi loker yang ada jikalau hanya mengandalkan diri kalian sendiri, alasannya yaitu pada kenyataannya lowongan kerja tidak selalu disebarkan melalui media dan portal karir. Acap kali, loker disebarluaskan melalui surat edaran dan diteruskan oleh orang-orang yang ada di perusahaan/organisasi terkait.

Bahkan, loker sering juga hanya disebarkan melalui lisan ke mulut, biasanya kepada rekan atau orang dekat. Nah, yang paling saya rekomendasikan yaitu menjalin komunikasi dan koneksi dengan semua dosen kalian. Mereka biasanya sudah punya banyak koneksi ke banyak sekali perusahaan atau lembaga, jadi jikalau akan loker niscaya akan diinfokan kepada anak didik, yaitu kalian. Kemudian, tentu saja menjalin komunikasi dan koneksi kepada teman-teman seperjuangan.

Siap Siaga Dengan Sumber-sumber Informasi

Selain mengandalkan informasi dari orang lain menyerupai di atas, kalian juga wajib berusaha mencarinya sendiri. Saat ini banyak media yang bisa diakses dengan gampang dan oleh siapa saja, mulai dari media cetak hingga portal karir online. Kalau media cetak, kalian perlu mengeceknya setiap hari, tapi kalau online bisa 2 atau 3 hari sekali.

Tapi ingat, jangan hanya mengandalkan satu media saja, contohnya untuk portal online. Kan ada banyak tuh portal karir online di Indonesia, pantengi terus semuanya. Biar tidak ketinggalan jikalau ada loker baru, silahkan subscribe ke portal tersebut.

Baca: Jobstreet – Situs pencari kerja online terbaik di Indonesia.

Jangan Tunda, Langsung Lamar!

Ketika awal-awal saya dulu menjadi pencari kerja, ada kesalahan besar yang gres saya sadari sehabis usang mendapat pekerjaan. Kesalahan itu yaitu menunda mengajukan lamaran, kenapa saya sebut menunda lamaran sebagai kesalahan? Karena pada kenyataannya proses rekrutmen itu dilakukan secara cepat, siapa yang melamar dulu maka akan masuk ke gelombang rekrutmen pertama.

Misalnya gini, perusahaan A butuh 1 pekerja dan ada 100 pelamar di ahad pertama, 100 di ahad kedua, dan 100 di ahad ketiga, jadi totalnya ada 300 pelamar. Walaupun bekerjsama untuk perusahaan besar 1 loker bisa mencapai ribuan pelamar.

Nah dari 300 pelamar tersebut, apakah mungkin perusahaan melaksanakan test dalam 1 kali kesempatan? Saya kira tidak, dan untuk menghemat waktu, tenaga, tempat, dan biaya, perusahaan niscaya akan melaksanakan test terlebih dahulu untuk 100 pelamar di ahad pertama. Bagaimana jikalau di test pertama tersebut ternyata perusahaan sudah mendapat pegawai yang diinginkan? Tentu pelamar di ahad selanjutnya akan diabaikan, berkasnya auto disampahkan.

Kaprikornus saya kini tahu betul kenapa dulu sering tidak dipanggil test, bukan alasannya yaitu kualifikasi (karena saya selalu memperhatikan kualifikasi yang dibutuhkan) tapi alasannya yaitu berkas saya pun bahkan tidak pernah dilihat oleh perusahaan. Kaprikornus untuk kalian, walaupun batas tamat loker masih lama, jikalau kalian sudah tahu kalau ada loker maka pribadi sanksi saja.

Selanjutnya: Tips dan cara perundingan honor untuk fresh graduates.
-----
Oke ya guys, itulah beberapa cara cepat sanggup kerja sehabis lulus kuliah. Semoga cara-cara di atas bermanfaat dan memudahkan kalian untuk mendapat pekerjaan impian. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.

Belum ada Komentar untuk "Cara Cepat Sanggup Kerja Sesudah Lulus Kuliah, Cumlaude Tidak Penting!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel