Diterima 2 Atau Lebih Perusahaan Bersamaan? Begini Cara Memilih Pilihan Yang Tepat
12:10:00 AM
Tambah Komentar
Diterima 2 Atau Lebih Perusahaan Bersamaan? Begini Cara Menentukan Pilihan Yang Tepat
– Terkadang mencari pekerjaan itu terasa amat sulit bagi sebagian orang, apalagi untuk yang belum mempunyai pengalaman. Namun diluar itu, terkadang juga ada orang yang galau bukan dalam mencari pekerjaan, namun justru galau menentukan pekerjaan.Ya, ada beberapa orang yang sangat beruntung dalam dunia kerja, mereka menerima usulan kerja atau diterima kerja di dua atau lebih perusahaan dalam waktu bersamaan, bukan melulu alasannya yaitu kecerdasannya, tapi bisa juga alasannya yaitu pengalaman dan cara berpikir yang unik. Terkadang juga, entah bagaimana keberuntungan itu sanggup menghampiri kita begitu saja.
Teman-teman di sini pernah ada yang mengalaminya? Ketika mengalami keberuntungan yang amat sangat luar biasa ini, saya yakin hampir semua orang niscaya akan mengalami dilema, galau mau pilih perusahaan mana? Tentu kebingungan ini sangat masuk akal terjadi, kita memang wajib mempertimbangkan segala aspeknya.
Kebingungan itu akan semakin memuncak jikalau perusahaan yang mendapatkan kita tersebut sama-sama perusahaan besar, terkenal, dan bergengsi. Lalu bagaimana kita akan memilihnya? Seperti judul artikel ini, saya ada beberapa tips yang bisa kalian gunakan untuk menentukan pilihan yang tepat, silahkan simak tips berikut ini:
Sebelumnya, baca juga: Efek dan dampak negatif membawa pulang pekerjaan kantor.
1. Prospek Karir Jangka Panjang
Seperti halnya di sekolahan, kenaikan kelas di dunia kerja alias naik jabatan merupakan suatu pertambahan nilai untuk diri kau sendiri, dan ini bisa menjadi suatu penghargaan atas prestasi kerja yang kau lakukan. Menurut saya, jikalau kalian menentukan untuk berkarir di dunia kerja hingga pensiun, maka naik jabatan merupakan proses yang wajib kalian alami. Masak iya mau jadi staf terus, kan bosen.Jadi, kriteria pertama yang perlu kalian pertimbangkan yaitu prospek karir kedepannya. Untuk perusahaan skala besar, bersama-sama prospek karir saya yakin niscaya ada. Tapi yang perlu kalian pertanyakan yaitu bagaimana bagan dalam penentuan naik jabatan? Transparankah? Adilkah? Ini perlu kalian cermati alasannya yaitu tidak sedikit perusahaan yang bersikap tak adil kepada karyawannya.
Perlu kalian pertimbangkan juga, apakah untuk mengisi jabatan tertentu yang kosong perusahaan memprioritaskan karyawan yang paling mendekati jabatan tersebut atau justru mengambil dari pihak luar? Ini sering juga terjadi, di mana untuk mengisi jabatan yang kosong, perusahaan justru mengesampingkan karyawan yang ada dan melaksanakan rekrutmen ke pihak luar.
2. Budaya Perusahaan
Hampir setiap hari kalian akan menghabiskan minimal 8 jam sehari di kantor, berinteraksi dengan sahabat kerja, dan bertemu dengan atasan serta pekerjaan-pekerjaan yang menumpuk. Jika cara bersosialisasi di kantor tidak sesuai dengan gaya kamu, mungkin hal tersebut akan terasa membosankan yang pada balasannya menciptakan kalian ingin resign. Sesuai pengalaman saya, honor yang tinggi tidak akan bisa menciptakan kalian betah berlama-lama jikalau kalian memang tidak nyaman bekerja. Apa kau tidak ibarat ini juga?Makara berdasarkan saya, untuk menentukan pilihan perusahaan yang tepat, kalian wajib mengetahui budaya dari perusahaan itu sendiri. Apa budaya perusahaan itu? Budaya perusahaan itu ibarat kebiasaan dan tingkah laris baik dari sesama sahabat kerja, atasan, pemilik, dan pihak lain yang ada di dalamnya. Misalnya perilaku ketika ada banyak pekerjaan menumpuk, santai atau ada deadline yang ketat? Gaya berpakaian, peraturan yang ada, dan banyak lagi.
Setelah kalian tahu bagaimana budaya perusahaan yang bisa kalian tanyakan dikala sesi wawancara atau bisa kalian tanyakan pribadi pada karyawan lain, kemudian tanyakan kepada diri kalian sendiri, apakah saya cocok dengan budaya perusahaan?
3. Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi
Pekerjaan memang sangat penting, tapi berdasarkan saya kebersamaan keluarga dan kehidupan pribadi kalian juga tidak kalah penting. Minimal, kalian perlu menyeimbangkan keduanya setidaknya perbandingan mulai dari 50:50. Sesuai pengalaman saya juga, ketika porsi pekerjaan lebih dari 50, di situlah kalian akan mulai merasa jauh dari keluarga dan masyarakat sekitar di mana kalian tinggal.Jikapun kalian memang harus memporsikan pekerjaan lebih dari 50, maka kalian wajib mempertimbangkan jam dan hari istirahat, mulai dari jam kerja harian, libur mingguan, cuti bulanan/tahunan, dan hari-hari libur lainnya. Secara normal, kalian bisa melihat jam kerja PNS untuk menentukan waktu istirahat, berdasarkan saya jam dan hari kerjanya sudah sangat pas.
Kalian perlu menanyakan secara kongkrit terkait keseimbangan ini, jangan hanya alasannya yaitu honor dan pemberian besar, kalian mendapatkan pekerjaan begitu saja.
4. Gaji, Tunjangan, Pensiun, dan Keuntungan Lain
Walaupun sebaiknya jangan mempertimbangkan honor dan semacamnya untuk dijadikan prioritas utama dalam menentukan pilihan perusahaan, tapi intinya kalian juga masih perlu mempertimbangkannya. Tujuan kalian bekerja apa? Salah satunya untuk memperoleh penghasilan kan, jadi patut juga untuk mempertimbangkan.Secara sederhana, untuk menentukan berapa honor yang harus kalian dapatkan, ukurannya yaitu harus sesuai dengan upah minimun plus 25% dari upah minimun tersebut untuk saving. Makara contohnya upah minimum yaitu Rp. 2.000.000, maka honor minimum yaitu Rp. 2.500.000. itu berdasarkan saya dengan perkiraan kalian masih single, jikalau sudah berkeluarga maka perlu mempertimbangkan dengan pemberian yang akan diberikan oleh perusahaan.
Baca: Cara perundingan honor untuk fresh graduates.
Untuk menentukan pemberian apa dan berapa yang perlu kalian dapatkan, lihat apa saja yang cukup menjadi beban kalau kau bekerja. Misalnya jarak kantor jauh, berarti kau patut untuk mempertanyakan pemberian transportasi. Atau kalau kalian sudah punya anak, bisa juga mempertanyakan apakah perusahaan menyediakan beasiswa untuk anak? Dan yang tidak kalah penting, tanyakan kegiatan apa yang disiapkan oleh perusahaan untuk menyiapkan masa pensiun karyawan.
5. Prospek Untuk Mempelajari Bisnisnya
Ini bisa menjadi materi pertimbangan ketika kalian tidak ada minat untuk berkarir hingga pensiun sebagai karyawan, alias kalian ingin berdikari dengan mendirikan bisnis. Saya sendiri memakai aspek ini sebagai materi pertimbangan ketika dulu menentukan perusahaan. Ya, saya menentukan perusahaan yang bergerak dalam bidang yang nantinya akan gampang saya tiru bisnisnya. Tujuannya tentu untuk mempelajari dan mendirikan bisnis sendiri.Saya dulu bekerja di perusahaan makanan yang telah mempunyai lebih dari 80 cabang rumah makan di Indonesia. Walaupun hingga artikel ini saya terbitkan belum kesampaian untuk membuka rumah makan sendiri (artikel ini saya terbitkan sesudah sekitar 5 bulan saya resign), namun ilmu bisnisnya sudah saya serap, bahkan saya punya file resep rahasianya yang dulu secara rahasia pernah saya copy. Kenapa belum saya realisasikan untuk membuka rumah makan sendiri? Ini bukan alasannya yaitu belum bisa secara ilmu, tapi saya masih mempertimbangkan terkait modal dan beberapa hal lainnya, tapi kedepannya tentu ada rencana untuk merealisasikan.
Nah, berdasarkan saya aspek ini juga perlu kalian pertimbangkan, walaupun dikala ini belum ada niat untuk berbisnis, siapa tahu kalian berubah pikiran. Dan dikala kalian memutuskan untuk berbisnis, kalian sudah punya ilmunya.
6. Ikuti Apa Kata Hatimu
Ada kalanya mungkin kedepan kalian akan menghadapi problem yang amat besar, di mana ada 2 atau lebih perusahaan yang sulit kalian putuskan, bahkan tips-tips di atas belum bisa membantu alias perusahaan sama-sama unggul dari semua aspek. Jika kondisinya ibarat ini, tips terakhir dari saya yaitu menuruti kata hati kalian.Walaupun pada kenyataannya, saya yakin kalian masih akan sulit memutuskan untuk menentukan salah satu perusahaan dengan memakai kata hati. Oleh alasannya yaitu itu, saya sarankan untuk mendengar pendapat dari orang-orang terdekat dan terpercaya, contohnya dengan orang tua, saudara, atau sahabat. Jikalau masih galau juga, jikalau kalian beragama Islam maka sebaiknya kalian perlu melaksanakan Sholat Istikharah guna meminta petunjuk dariNya. Lakukan dengan lapang dada dan kusyuk, saya yakin Allah akan memperlihatkan petunjuk terbaik.
Selanjutnya: Ini hal-hal yang bisa menghambatmu dalam berbagi karir.
----
Oke ya kawan-kawanku, itulah tips menentukan pilihan jikalau kebetulan kalian diterima atau diberi usulan kerja oleh 2 atau lebih perusahaan secara bersamaan. Semoga tips di atas bermanfaat dan membantu dalam menciptakan keputusan terbaik. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses dari saya. Ciaoo..

Belum ada Komentar untuk "Diterima 2 Atau Lebih Perusahaan Bersamaan? Begini Cara Memilih Pilihan Yang Tepat"
Posting Komentar